Kabar Gembira Bumi Cendrawasih

ANTIKOMUNISME.COM, TIMIKA. Mendung menggelayut. Tetesan air segera tumpah. Runcing hujan akan mengoyak lembaran ilmu dalam sebuah majalah. Putaran roda diistirahatkan. Berharap esok mentari terang menyapa.

Institusi militer di tanah Jayawijaya adalah simbol kewibawaan negara. Tugas prajurit loreng di sana lebih berat. Rentan kontak senjata. Medan alam juga tak biasa. Hutan lebat, pegunungan, sampai batuan cadas menjulang berselimut salju. Sementara badai ancaman terus bergemuruh di dada pemuda bintang kejora.

Di tengah kondisi demikian, kawan-kawan TNI/Polri perlu diberi perhatian. Kita peringan beban mereka. Sampaikan ilmu agama. Katakan tidak! Pada pelbagai ideologi menyimpang. Semisal radikalisme dan komunisme.

Perwakilan tim tebar majalah Asy Syariah edisi khusus: Awas Komunisme Bangkit Kembali! di Timika, ustad Muhammad Baraja, mengabarkan kegembiraan. Senin (14 Shafar 1438 H / 14 November 2016), beliau mengunjungi kantor Komando Rayon Militer (Koramil) 1710-02/Timika. Pihaknya diterima langsung Danramil Kapten Raideko Nainggolan.

“Pak Danramil menyambut baik. Dia beragama Nasrani. Awalnya sempat takut dijatuhkan, karena membawa nama Islam. Tapi Alhamdulillah, respons justru sebaliknya,” kata ustad Muhammad Baraja kepada antikomunisme.com, kemarin.

Bahkan Danramil berusaha memberi amplop berisi uang. Pemberian itu ditolak secara halus. “Ini ada sedikit (uang), untuk pulsa,” ujar ustad Baraja, menirukan ucapan Danramil. Pihaknya menjelaskan bila program tebar majalah Asy Syariah secara gratis merupakan bentuk sinergitas bersama pemerintah, TNI dan Polri dalam mengatasi munculnya kembali komunisme di Indonesia.

Tebar majalah tidak hanya menyasar kalangan TNI/Polri, tapi sampai ke masyarakat luas. Sebelum berpisah, Danramil dan staf menyampaikan terima kasih atas peran aktif yang sudah dilakukan. “Tugas TNI menjadi lebih ringan,” tuturnya.

Selasa (15 Shafar 1438 H / 15 November 2016), tim bergerak ke Pangkalan Udara Militer (Lanud) Timika. Tujuan menyampaikan majalah ke Komandan Lanud (Danlanud). Izin di pos penjagaan pertama, petugas mempersilahkan menuju pos berikut. Salah seorang anggota TNI AU hendak masuk Lanud, penjaga pos pertama menyarankan bingkisan majalah dititipkan saja. Alhamdulillah, ekspedisi pengiriman dipermudah.

Ustad Baraja mengungkapkan saat hendak pulang dari Lanud, ponsel yayasan berdering. Nomor tak dikenal masuk. Ternyata dari staf pers Komando Distrik Militer (Kodim) 1710 Mimika. Dia minta majalah Asy Syariah untuk Kodim diantarkan. Sebelumnya tim sudah menyurati Kodim terkait kegiatan tebar majalah atas nama Yayasan Minhajul Atsar Timika.

Kondisi langit saat itu mulai gelap. Mendung menyelimuti. Tim menyampaikan keadaan demikian. Staf pers Kodim memahami dan mengundang untuk bertemu besok hari. “Iya, di Kodim juga mulai rintik,” bebernya.

Rabu (16 Shafar 1438 H / 16 November 2016), tim tebar majalah menyambangi Kodim 1710 Mimika. Ustad Baraja bertemu Praka Dadang, yang sehari sebelumnya mengontak. Tamtama senior itu antusias menanyakan mengapa dalam surat yang diserahkan, tidak langsung disertai majalah.

Ustad Baraja menjelaskan sebelumnya sudah pernah bertemu pejabat Dandim lama, Letkol Inf Andi Kusworo. Tim menyerahkan dua eksemplar majalah. Kali ini disiapkan lima eksemplar untuk Dandim baru Letkol Inf Windarto, dan staf.

Praka Dadang mengatakan majalah akan diserahkan pada pimpinan. Pihaknya berencana pula mengunjungi sekretariat Yayasan Minhajul Atsar. “Kalau butuh tambahan majalah, dan kebetulan ada Timika, kami akan merapat ke tempat bapak,” katanya.

Secara umum ada seribu eksemplar majalah Asy Syariah edisi khusus yang dibagikan secara gratis. Silaturahmi dilakukan pula ke Mako Brimob dan markas Brigade Infanteri (Brigif)-20/IJK.

Tim berharap faedah ilmu dalam majalah Asy Syariah menjadi oase di belantara bumi cendrawasih. Di tengah gelap rimba Papua, dan kokoh puncak Cartensz Pyramid, semoga pijar cahaya tauhid serta sunnah menerangi kalbu manusia di sana. (muhammad rona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *